Fermentasi Bawang Putih: Cara dan Manfaat Kesehatan

oleh
Fermentasi Bawang Putih: Cara dan Manfaat Kesehatan

NusaSuara — Fermentasi Bawang putih sudah lama di kenal sebagai bahan alami dengan segudang manfaat kesehatan. Selain di konsumsi mentah atau direbus, bawang putih juga bisa di fermentasi untuk menghasilkan rasa yang lebih lembut, tekstur unik, serta kandungan nutrisi yang lebih optimal.

Melalui proses fermentasi, senyawa aktif dalam bawang putih mengalami perubahan alami yang membuatnya lebih mudah di cerna. Tak hanya itu, fermentasi juga meningkatkan kandungan probiotik yang bermanfaat bagi kesehatan pencernaan dan daya tahan tubuh. Dua metode fermentasi bawang putih yang paling populer dan mudah di lakukan di rumah adalah menggunakan garam dan madu.

Berikut panduan lengkapnya, di rangkum dari berbagai sumber tepercaya.

Fermentasi Bawang Putih dengan Garam

Fermentasi bawang putih menggunakan garam bekerja dengan cara merendam siung bawang putih dalam larutan garam. Metode ini memungkinkan bakteri baik berkembang dan menghasilkan asam laktat yang mengurangi rasa tajam bawang putih sekaligus memperkaya manfaat kesehatannya.

Bahan-bahan

  • 5–8 kepala bawang putih, di kupas

  • 1 sendok teh garam laut halus (non-iodin)

  • 2 gelas air tanpa klorin

Cara Membuat

  1. Kupas bawang putih secukupnya hingga memenuhi toples kaca.

  2. Larutkan garam ke dalam air hingga tercampur rata.

  3. Masukkan bawang putih ke dalam toples, lalu tuang larutan garam hingga semua siung terendam.

  4. Sisakan sedikit ruang di bagian atas sebagai ruang fermentasi.

  5. Tutup toples secara longgar dan simpan pada suhu ruang.

  6. Buka tutup setiap hari untuk melepaskan gas hasil fermentasi.

  7. Dalam beberapa hari hingga satu minggu, akan muncul gelembung kecil dan warna cairan berubah kecokelatan.

  8. Biarkan fermentasi berlangsung minimal satu bulan untuk hasil optimal.

  9. Setelah selesai, simpan dalam kulkas. Fermentasi ini dapat bertahan hingga dua bulan.

Baca Juga : Ardito Wijaya: Kasus OTT KPK Di Sertai Rincian Harya Kekayaan

Fermentasi Bawang Putih dengan Madu

Selain garam, madu juga menjadi bahan fermentasi yang populer. Kombinasi bawang putih dan madu di percaya mampu membantu meningkatkan imunitas serta meredakan gejala flu ringan. Metode ini praktis dan hasilnya bisa langsung di konsumsi.

Bahan-bahan

  • 15–20 siung bawang putih, di kupas

  • 1½ gelas madu mentah

  • ½ sendok teh bubuk cabai merah (opsional)

Cara Membuat

  1. Masukkan bawang putih dan bubuk cabai ke dalam toples bersih.

  2. Tuang madu hingga seluruh bawang putih terlapisi sempurna.

  3. Tutup rapat dan simpan di tempat sejuk serta kering.

  4. Kocok toples setiap hari selama lima hari pertama.

  5. Jika mulai muncul gelembung, buka tutup setiap hari untuk melepaskan gas.

  6. Fermentasi sudah dapat di konsumsi setelah lima hari dan bisa di simpan hingga enam bulan.

  7. Untuk keperluan memasak, simpan di kulkas setelah 3–4 minggu.

Fermentasi bawang putih, baik dengan garam maupun madu, merupakan cara alami untuk meningkatkan nilai gizi dan kandungan probiotik. Selain lebih tahan lama, hasil fermentasi juga memiliki rasa yang lebih seimbang dan manfaat kesehatan yang lebih optimal bagi tubuh, khususnya sistem pencernaan dan daya tahan tubuh.